Kenapa appbi hadir?

Melihat perkembangan kerajinan batik yang kini semakin meluas penyebarannya, semakin bertambah banyak ragam hiasnya, namun kini keberadaan tradisi batik asli yang kita kenal dengan batik tulis dan batik cap semakin tergerus dengan tumbuhnya kain-kain bercorak batik yang dinamakan dengan tiruan batik dan paduan tiruan batik. Disamping itu pula, dengan semakin seringnya diagendakan pameran-pameran batik baik sekala domestik di berbagai daerah maupun skala nasional di Jakarta yang terlalu sering, berdampak pada menurunnya pendapatan para perajin batik dan pedagang batik di setiap even pameran. Hal tersebut merupakan suatu fenomena yang seharusnya bisa dikaji lebih lanjut dan dijadikan sebuah riset menarik antara korelasi seringnya pameran berdampak pada menurunnya omset para perajin batik tersebut.

selengkapnya

Kegiatan kami

AGENDA KONSOLIDASI DAN REDEFINISI BATIK

PENYERAHAN DONASI UNTUK PERAJIN BATIK

PENGUKUHAN PASAR 17 AGUSTUS PAMEKASAN

PELATIHAN PEWARNAAN BATIK DI PAMEKASAN

WEBINAR SERIES

PERAJIN TERGABUNG

+20

Provinsi

+200

kabupaten/kota

+13153

perajin

Testimonial

Sejatinya budaya lokal adalah tempat kita berpijak. APPBI terus mewujudkannya melalui BATIK.

APPBI membuat kita lebih memahami, memaknai dan mencintai batik

BATIK sebagai salah satu ciri khas budaya Indonesia adalah karya adiluhung yang perlu terus dilestarikan. Di sinilah APPBI berperan penting di dalamnya.

Menghargai batik adalah menghargai budaya lokal INDONESIA dan APPBI senantiasa mjd tombak terdepan mempertahankan kelestarian dan tentunya persatuan bangsa ini.

Eksistensi APPBI merupakan salah satu cerminan keadiluhungan batik nusantara

APPBI tameng penjaga agar batik beserta pengrajinnya untuk tetap menjadi berlian2 budaya luhung Indonesia.