DNA BATIK BY AFIF SYAKUR

Oleh : Tim APPBI

Matur nuwun sanget, kang mas Dudung yang telah bercerita pendekatan diri kita terhadap Apa itu batik itu sendiri. Mungkin tadi juga saya tergugah, ini DNA seperti ini bagaikan tarekat atau jalannya batik. Cuman Saya tidak tahu, ilmu tarekat dulu atau ilmu batik dulu. Nanti kita akan bincang sama-sama. Tapi, yang jelas Mas Dudung telah memberikan satu pelajaran buat kita bahwa kita itu bukan sekedar hanya, apa namanya cinta batik saja, atau I love you batik, batik bagai bagian hidup kita, tapi hakikat hidup sebagai seorang pembatik itu harus ada dalam diri kita. Dan hakikat hidup sebagai seorang pembatik itu, itu bagian dari kodrat. Kalau dia dikodratkan sebagai seorang pembatik, ya dia akan memperdalam tentang batik itu sendiri. Hakikat hidup, setelah itu menjadi kodrat, hingga dia bisa mempercantik, mempunyai karakter terhadap ciptaan, atau batik yang dia jalani, atau yang dia buat hingga batik itu mempunyai cahaya, mempunyai pencerahan. Jadi, makna seseorang dalam apa namanya menjalankan kehidupan dia sebagai pembatik, hakikat hidup dia sebagai pembatik dia rasakan, dia dalami, bahwa dia mendapatkan lelahnya sebagai seorang pembatik. Itu mungkin yang bisa saya simpulkan, karena apa pun yang terjadi, kalau kita hanya berbicara soal Cinta, I love you batik, I love you canting, dan lain sebaginya, itu mungkin tidak cukup. tapi  mungkin ada kodrat-kodrat tertentu yang memang batik itu menjadi bagian jiwa, atau hakekat hidup daripada si pembatik itu, hingga kodrat itu akan mengeluarkan satu karakter batik yang mempunyai cahaya untuk kemaslahatan bagi dia sendiri si pembatik, maupun bagi pencerahan untuk semuanya. mungkin seperti itu mas Dudung.

Jadi memang ada beberapa, yang pertama batik itu harus diawali dengan kecintaan, I love you batik Mas Apip Ya. Juga kesabaran, keuletan, keadilan, dan yang paling akhir itu adalah pengabdian. Itu yang saya maksud tadi, bahwa kita berprofesi sebagai pembatik, kita mengoleksi batik, kita menjadi pecinta, itu adalah dalam rangka mengabdi kepada pengetahuan. Sampai hari ini saya masih percaya bahwa batik itu bisa saya Artikan, mohon maaf teman-teman, adalah kata terbalik dari kitab. Kitab itu artinya buku yang didalamnya adalah ada pengetahuan. maka saya Awali tadi untuk mencapai seseorang menjadi pembatik yang baik adalah yang pertama adalah pengetahuan. dan pengetahuan, ilmu dalam bahasa agama disebut cahaya.

Bagus sekali, para pendengar semuanya, bahwa batik dibalik menjadi kitab, kitab itu sebuah pengetahuan, atau ajaran. Jadi kalau orang menjalankan proses batik, atau seseorang membeli batik, itu adalah menjalankan satu ajaran-ajaran proses keyakinan, atau suatu ajaran proses hidup daripada si pembatik itu, dan pembelinya pun dia akan merasakan bagaimana si pembatik itu, itu apa namanya, pembuat batik itu, rasa, apa ajaran-ajaran yang dituangkan dalam batik itu sendiri. Cukup menggembirakan, dan memang apabila ini dipahami oleh semua pecinta batik, apa namanya untuk mendapatkan satu produk batik sampai sejauh itu. dan juga, ini akan membahagiakan sekali Apabila setiap hasil-hasil produk batik itu mempunyai karakter, mempunyai hakikat hidup dalam batiknya, itu yang tertuang dan itu bisa diceritakan. Itu cukup indah sekali ajaran-ajaran itu. Dan nanti akan dimulai dari karya-karya mas Dudung, Mas Sapuan, yang memang mempunyai tarekat yang tinggi, yang dia bisa menceritakan dalam karya-karyanya. Mungkin untuk pembicara selanjutnya adalah ma Sapuan. Apakah mas Sapuan bisa dengar atau bisa berada dengan kita?

Mungkin saya akan beralih ke Mas Sapuan, sudah bisa bergabung mas
Sapuan? CV mas Sapuan tadi sudah saya bacakan, dan Saya kagum dengan karya-karya mas Sapuan. Karya yang tak terbatas, batik sebagai batik, juga batik sebagai falsafah. Ataupun batik bagian dari tarekat. Ini yang kita lihat dari pada karya-karya mas Sapuan. Dan, saya berpikir karya-karya mas Sapuan ini banyak mengilhami teman-teman pembatik Pekalongan, dan mungkin mereka yang sudah mantap dengan makna tarekat itu sendiri, atau makna tentang jiwa, atau roh dalam batik itu mudah untuk mengimplementasikan. Tapi pada saat mereka hanya tion asal waton, itu juga mungkin sulit diimplementasikan. Mungkin kita akan mendengarkan apa yang Mas Sapuan jalankan, dan apa yang mas Sapuan pikirkan tentang DNA batik ini. Silakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Hello, selamat datang di APPBI ada yang bisa kami bantu?

Salam Batik.
Agus Purwanto